PUNCAK HUT KE-67 PEMUDA PANCASILA DI KOTA DUMAI BERLANGSUNG HANGAT, ABDUL KADIR: KADER HARUS JUJUR, BERKOMITMEN DAN LOYAL TANPA PENGKHIANATAN

DUMAI, Telaahnews – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Dumai resmi mencapai puncaknya melalui acara ramah tamah seluruh kader Pemuda Pancasila yang diselenggarakan pada Jumat malam, 30 Oktober 2026.

Mengusung tema “Ramah Tamah Seluruh Kader Pemuda Pancasila”, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat soliditas organisasi, sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai perjuangan dan sejarah panjang Pemuda Pancasila.

Acara puncak ini turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, legislatif, TNI-Polri, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta insan pers. Di antaranya Ketua dan Anggota DPRD Kota Dumai, Wali Kota Dumai yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Dumai, Kapolsek Dumai Timur yang mewakili Kapolres Dumai, Ketua Harian LAMR Kota Dumai, Ketua KNPI Provinsi Riau, Ketua KNPI Kota Dumai, perwakilan Ansor Dumai, serta jajaran pengurus PWI Kota Dumai.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan ruang silaturahmi dan komunikasi kebangsaan yang terbangun antara Pemuda Pancasila dengan unsur pemerintah, lembaga legislatif, aparat keamanan, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan insan pers di Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Dumai, Abdul Kadir, S.H., menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kader agar menjadikan momentum HUT ke-67 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperkuat karakter serta integritas dalam berorganisasi.

Abdul Kadir mengingatkan bahwa setiap kader harus memahami sejarah perjalanan organisasi dan menjadikan nilai-nilai perjuangan sebagai pedoman dalam menjalankan roda organisasi.

“Seluruh kader Pemuda Pancasila harus mau belajar dari sejarah. Kita harus berani jujur, berani berkomitmen, berani konsisten, serta berani untuk loyal tanpa ada pengkhianatan. Organisasi ini membutuhkan kader-kader yang memiliki integritas, memegang teguh komitmen, dan mampu menjaga kehormatan serta marwah organisasi,” tegas Abdul Kadir.

Menurutnya, loyalitas dalam organisasi bukan sekadar slogan atau ucapan, melainkan harus dibuktikan melalui sikap, tindakan, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menjalankan amanah organisasi.

Ia juga berharap seluruh kader Pemuda Pancasila Kota Dumai terus menjaga persaudaraan, mengedepankan kebersamaan, serta membangun organisasi yang semakin solid dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Jangan pernah melupakan sejarah dan perjuangan para pendahulu. Kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada besarnya jumlah anggota, tetapi juga pada kualitas kader, kejujuran, komitmen, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai perjuangan organisasi,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur dalam memperingati HUT ke-67, acara puncak ditutup dengan kegiatan pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

Selain itu, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang perlombaan domino dan lomba adzan yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT Pemuda Pancasila di Kota Dumai.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai penutupan kegiatan tersebut. Seluruh rangkaian acara diharapkan menjadi penguat persaudaraan antarkader sekaligus mempertegas komitmen Pemuda Pancasila untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Peringatan HUT ke-67 ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sebuah organisasi tidak hanya diukur dari usia dan eksistensinya, tetapi juga dari kemampuan menjaga persatuan, merawat nilai perjuangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *