DUMAI, Telaahnews – Aliansi Masyarakat Purnama Bersuara (AMPB) memastikan akan kembali menggelar Aksi Damai Jilid II pada Senin, 27 Juli 2026, sebagai bentuk lanjutan perjuangan masyarakat Kelurahan Purnama dalam memperjuangkan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dinilai belum memberikan manfaat secara proporsional bagi wilayah setempat. Rencana aksi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan resmi kepada Kapolresta Dumai tertanggal 23 Juli 2026.
Koordinator Umum AMPB, Agus Toni, menyampaikan bahwa aksi damai ini merupakan kelanjutan dari rangkaian upaya yang telah ditempuh masyarakat. Sebelumnya, AMPB telah menyampaikan pernyataan sikap kepada DPRD Kota Dumai pada 26 Januari 2026, menggelar Aksi Damai Jilid I pada 6 Juli 2026, serta mengikuti mediasi bersama Pemerintah Kota Dumai, Camat Dumai Barat, Polsek Dumai Barat, dan sejumlah perusahaan pada 13 Juli 2026. Namun hingga saat ini, proses tersebut dinilai belum menghasilkan kesepakatan yang memenuhi harapan masyarakat.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, AMPB menyatakan bahwa Aksi Damai Jilid II akan dimulai pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 07.30 WIB dan akan berlangsung hingga tuntutan masyarakat direalisasikan. Massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang dengan titik aksi berada di Simpang TPI Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, sementara titik kumpul berada di halaman Kantor Camat Dumai Barat.
AMPB menegaskan bahwa tuntutan utama aksi adalah meminta Pemerintah bersama seluruh perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sungai Sembilan untuk memberikan alokasi Dana CSR khusus bagi Kelurahan Purnama. Menurut mereka, keberadaan berbagai perusahaan di kawasan tersebut seharusnya memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Selain itu, dalam surat pemberitahuan juga disebutkan bahwa selama aksi berlangsung, massa berencana tidak mengizinkan armada perusahaan melintasi Jalan Lintas Purnama sebagai bagian dari penyampaian aspirasi. AMPB menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk tekanan agar tuntutan masyarakat segera memperoleh perhatian dan penyelesaian yang konkret dari pemerintah maupun pihak perusahaan.
Aksi Damai Jilid II akan melibatkan berbagai unsur masyarakat Kelurahan Purnama, dengan dukungan atribut berupa mobil pengeras suara, spanduk, baliho, umbul-umbul, kendaraan roda dua maupun roda empat. Kepanitiaan aksi dipimpin oleh Koordinator Umum Agus Toni, didampingi sejumlah koordinator lapangan serta didukung Ketua LPMK, Forum RT, dan para Ketua RT Kelurahan Purnama.
AMPB berharap pelaksanaan aksi damai dapat berlangsung tertib, aman, serta menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan perusahaan untuk membuka ruang dialog yang menghasilkan solusi nyata terhadap tuntutan masyarakat mengenai pemerataan manfaat program CSR di Kelurahan Purnama.(*)

